0 komentar
Guh S Mana Melukis Dalam Air

SOLO, RABU - Setelah hampir satu jam timbul dan menyelam dalam air, Pelukis asal Kota Solo Guh S Mana menyelesaikan lukisannya, Rabu (11/2). Lukisan bunganya yang berjudul 11 kepada Cinta ini melengkapi 10 lukisannya yang lain yang sudah lebih dulu dipajang di tepi kolam renang tempatnya menggelar painting under water atau melukis dalam air.
Atraksinya melukis dalam air diiringi performance art yang melibatkan 11 penari berpakaian serba putih yang bergerak di depan lukisan-lukisan bertema bunga dan mengiringi proses melukis Guh di dalam air. Tanggal 11 Februari ini bertepatan dengan ulang tahun ke-41 sang pelukis.
Guh S Mana mengaku menghadapi kesulitan tersendiri saat harus melukis di dalam air berkedalaman 1,65 meter, terutama masalah konsentrasi dan stamina. Namun menurutnya, di tengah desakan kondisi ia justru mendapat ide-ide baru yang lantas dituangkannya ke atas kanvas.
"Semula saya ingin pakai palet, lantas saya memakai tangan saya. Konsentrasi menjadi tantangan saya karena saya harus membagi diri untuk melukis dan menyelam tanpa oksigen," kata Guh S Mana.
Ide melukis dalam air ia akui sudah muncul sejak tahun 2004 namun baru terlaksana saat ini. Rentang waktu yang panjang ia gunakan untuk mencari formula cat yang tidak luntur dan dapat digunakan untuk melukis dalam air. Ia menggunakan cat minyak dan campuran bahan lainnya yang ia rahasiakan.
Tahun 2008, Guh juga pernah membuat sensasi dengan hair on canvas atau melukis dengan rambut. Ia menggunakan helai-helai rambutnya sebagai bahan untuk melukis wajah.
Menurut Guh, melukis sama pentingnya dengan ekspresi seperti yang dilakukannya dalam atraksi painting under water dan hair on canvas . "Ekspresi itu juga bagian dari seni. Saya tidak mau mengotak-ngotakkan, melukis ini seni, atraksi ini bukan seni. Semua bagi saya bagian dari seni," katanya.
Proses melukis dalam air disaksikan langsung para penonton yang berjajar di antara lukisan-lukisan Guh yang bertema bunga dan tepi kolam renang di bagian belakang The Sunan Hotel, Solo. "Dengan ini saya sekaligus ingin memberi wacana pada kaum muda agar tidak henti berkreasi dan melakukan sesuatu yang positif," kata Guh yang sudah merencanakan atraksi lainnya sesudah ini.
Baca selengkapnya »

SOULFULL KISSES

0 komentar

CIUM
Prof .Dr. Rahayu Supanggah

Ada hubungan yang erat bahkan mesra antara cium dengan hidung maupun mulut. Jika beurusan dengan aroma, atau citra, maka hidung akan lebih berperan.  Namun ketika cium berhubungan dengan rasa dan perasaan, maka mulut lebih berperan.  Rasa dan perasaan adalah urusan ekspresi batiniah dari seorang manusia. Ia merupakan ekspresi kejiwaan dari perasaan atau hati yang paling dalam dari seseorang, tak terkecuali, juga dari seorang seniman.
Tidak mengherankan jika Guh S Mana dalam berkarya kali ini, menggunakan mulut-nya sebagai salah satu pilihan alat untuk mengungkapkan perasaan maupun isi hatinya kepada publik. Mulut  digunakannya sebagai lantaran, perantara, mewakili dirinya saat dia berhubungan dengan warna, garis atau bentuk dan kanvas. 
Melukis dengan menggunakan mulut sebagai instrument adalah tidak lazim, atau setidaknya belum biasa dilakukan di Indonesia, mungkin juga di dunia. Memang, mulut sering di cap (print) kan di pipi (atau bagian tubuh lainnya) atau di baju (T - shirt/ kemeja) dengan ekspresi dan pemaknaan yang lebih terbatas dan pribadi.
Sebagai seniman, Guh S Mana tentunya syah menggunakan mulut sebagai tool – nya dalam berkarya rupa. Selain ini sesuatu yang relatif baru, yang bukan sekedar sensasi, tetapi sebuah inovasi, kreativitas, yang secara factual kita tahu bahwa mulut memiliki kekuatan yang luar biasa. Mulut bahkan bisa lebih tajam dan mematikan dari pada senjata nuklir. Perang dan perdamaian bisa terjadi lewat negosiasi yang nota bene dilakukan dengan mulut, - diplomasi. Sekarang ini di Indonesia sedang marak maraknya orang beradu dan bermain mulut. Tokoh tokoh politik, pejabat semua melakukannya disetiap saat, langsung maupun lewat media. Lucu, menggelikan dan kadang mejengkelkan, membodohi rakyat atau membodohi dirinya sendiri. Sehingga masyarakat tak tahu mana yang benar, mana yang menyesatkan dan mana yang bohong. Bahkan tokoh tokoh lintas agama di Indonesia, baru baru ini pun menilai bahwa pemerintah telah membohongi rakyat.
Tentu saja ini tidak berlaku bagi seniman, terutama Guh S Mana. Seniman dituntut  untuk jujur dan bertanggung jawab dalam berekspresi dan berkarya. Menggunakan mulut menurut akal sehat dan kreativitas jelas sangat potensial untuk digunanakan sebagai alat ekspresi berkesenian. Saya berharap bahwa Guh S Mana akan mampu untuk lebih memberi arti dan manfaat, disertai dengan rasa cinta kasih, sesuai dengan hakekat cium adalah salah satu bentuk ungkapan dan luapan kasih sayang. Kasih sayang antara manusia dengan manusia, dengan alam dan lingkungan, serta dengan Yang menciptakannya.
Baca selengkapnya »

SOULFULL KISSES

1 komentar

BIBIR DAN CIUMAN UNTUK KEHIDUPAN

Bibir. Itulah salah satu organ tubuh di wajah kita yang sangat penting Tidak hanya kare-na perannya dalam proses produksi perangkat simbol manusia yang bernama bahasa, tetapi -lebih dari itu- adalah karena dengan bibir manusia mengekspresikan perasaan kasih-sayangnya, cintanya kepada sesuatu. Yakni, melalui ciuman. Bibir dan ciuman ba-gaikan dua sisi dari matauang yang sama. Keduanya juga saling menguatkan. Melalui bibir sebuah ciuman menjadi lebih berarti, dan melalui ciuman pula sebuah bibir menjadi lebih berarti. Seorang ibu menyatakan kasih-sayangnya kepada anak dengan ciuman sayang lewat bibirnya. Seseorang menyatakan cintanya kepada kekasih dengan ciuman cinta melalui bibirnya. Itulah antara lain makna bibir dalam kehidupan manusia...

Namun bagi Guh S.Mana, makna bibir lebih dari itu. Di matanya, bibir itu bagaikan jari tangan dan kaki. Jari tangan dan kaki memiliki sidik. Demikian pula bibir. Ada sidik bibir, ada cap bibir. Akan tetapi bibir juga berbeda dengan jari tangan dan kaki, karena bibir tidak dapat dipertemukan dengan bibir setiap orang, sedang jari tangan dan kaki boleh dipertemukan dengan jari tangan dan kaki siapapun, seperti ketika kita bersalaman. Ke-dudukan istimewa bibir inilah yang rupanya telah membuat Guh tertarik untuk meman-faatkannya sebagai sarana untuk melukis.

Kalau pelukis Affandi pernah memanfaatkan jari-jemarinya untuk mengekspresikan ga-gasan dan perasaannya di atas kanvas, sehingga lukisan-lukisannya tampak lebih eks-presif, Guh kini mencoba untuk menggunakan bibirnya. Sebuah penjelajahan cara ber-kesenian yang tampaknya belum ada duanya di kalangan para pelukis. Lebih dari itu, lu-kisan-lukisan yang dihadirkan bukanlah lukisan hasil mengoleskan warna dengan meng-gunakan bibir, tetapi lukisan yang terbentuk oleh bekas-bekas ciuman dengan menggu-nakan bibir. Tidak salah jika Guh memilih judul “Soulfull of kisses”, “Ciuman Sepenuh Jiwa” untuk kumpulan lukisannya kali ini.

Penjelajahan cara berkesenian ini menjadi terasa begitu istimewa di tengah kehidupan masyarakat Indonesia yang terasa semakin menipis rasa kasih-sayangnya terhadap se-sama dan alam yang menghidupi mereka. Melalui karya-karyanya kali ini Guh mengajak kita untuk melukis dan menghiasi kehidupan dengan segenap jiwa dan raga kita, melalui ciuman sejuta rasa…


Heddy Shri Ahimsa-Putra
Antropologi Budaya
Baca selengkapnya »

PAINTING UNDER WATER

2 komentar



















konon,
negeri sepanjang kesadaran
memilih kasih
dalam persembahan
tergulir kenyamanan terindah
berkumpul jiwa-jiwa damai

Tersanjunglah
ajaran-ajaran penuh warna para bidadari
pun malaikat-malaikat
perihal kesucian
satu jiwa
satu semangat
indah menerpa seluruh isi
AQUARIUS
pendamai warna
bergambar hati
lukisan cinta
laksana lautan filosof-filosof menceburkan diri
disamudra kebijakan
abadinya perhatian
diselimuti kesabaran
terselamatkan biduk kecil
melegakan.

Relung aquarius
penuh pesona
terlindung kesahajaan
mewah abadi !

(alim rojaya)
Baca selengkapnya »

PAINTING UNDER WATER

0 komentar












ELEVEN TO LOVE


Impression
Indah
Dalam buaian kesejukan aquarius
Menerpa romansa
Mambaur seluruh damai
Bidadari-bidadari
Mendahulukan kasih

Sebelas
Adalah satu-satu
Keadilan pesona
Selembut hati
Menyelamatkan ajaran-ajaran abadi
Menyelamatkan kebijakan
Kebenaran warna-warni
Gambar-gambar
Melukisi jiwa
Seluruh sayang
Di kedalaman air surgawi !

Menyelamlah ke dalam hasrat
Demi hakekat syahdu
Riak-riak biru semata meneduhkan
Tiada terbatas
Sanjung menyanjung
Hangat-dingin
Sepoi - sepoi
Kuat
Merambah keseimbangan
Satu keutuhan
Cinta.
Baca selengkapnya »
 

Pengikut

 

© 2010 GUH S MANA